Hitunglah!
Hitunglah!
Hitunglah!
Kalkulus mengambang di ujung pena ku
Serat-serat diatas lembar kosong
Menggenggam erat diantara jemari panjang ku
Aku tak pernah tepat dalam waktu yang tergantung
Masih sama..
7 tahun lalu pun begitu
Ya Rabb, Nur-Mu terangi hati yang tengah digerogot
Rindu, sungguh rindu
Tak terungkap dengan kata terurai
Apalagi teringkas
Terlebih, pinta nya gambarkan angka di atas minyak
Izinkan aku mengingat tanpa menghitungnya
Ya Allah..
Tersirat dalam hati yang kasat
Rinduku
No comments:
Post a Comment